Mengungkap lemah ,
Dan telah pasrah.
aku ingin melihatnya tiap malam
aku telah tertutup kalbu
Aku telah berbaring di ribuan langit cerahMelewati banyak perubahan
Aku pasti akan lupa padamu
Garis tengah dari kehidapanku
Ku harus pergi dari sore ini
Sebelum gelap aku harus pulang kehatiku sendiri
Bercengkrama dengan rindu
Dan membagi waktu di hari-hariku
Aku telah selesaikan pertarungan ini dengan baik
Dengan sepenuh hati aku terluka
Aku telah jalankan perang ini dengan sempurna
Dengan raga dan hati
Dan sang jiwa yang tak pernah hilang
Aku layu dimana tak pernah ada kembang
Tak pernah ada pujaan
Selain ini apa yang kau harapkan
Terus membunuh dan menarik urat nadiku,
Aku sesulit terjal yang tak pernah kau tau,
Setinggi langit yang blum pernah kau jelajahi
Kita kalah sayang
Bukan dari cinta tapi dari rasa
Dari sayang yang telah hilang
Aku lagu dimana setiap hari sendu
Berirama tak ada rindu
Kapan kau akan tahu aku seperti ini
Biasa tapi seperti ingin mati
Tak ada aku sebagai sepenggal aku lagi
Ini hanya cerita dulu
Ini aku kumpulan dari dirimu.
Adakah berkah yang kau tahu
Ketika aku tak ada kau tetap biasa
Seperti aku hilang di telan bumi, kaupun tak mau tau
Akhirnya setiap malam hanya ada bintang bersinar biasa
Terang telah hilang di telan malam
Atau telah dibawa jauh oleh para pemburu
Aku tak mau tahu itu
Hanya semakin meledakkan hatiku
Mendengar ceritamu sehari-harimu pun aku tak bisa
Semakin kalut aku , semakin takut…
Ini seperti langit biru Tibet,
Kumpulan kesempurnaan para pengelana,
Petunjuk dimana ada hari-hari baik,
Aku pilih belajar dari semua ini,
Juara yang mulai peduli
Suatu saat akan kukenang dirimu dalam keindahan,
Dalam taman surga yang diselingi lembah-lembah cinta,
Setip kerlingan mata seolah bertanya
“sedang apa kau tanpa dirinya?”
berbalur terpendam sunyi,
seperti lagu berdawai satu,
tak berirama mengisi dunia.
Adakah tempat yang ku tuju setelah dirinya,
Lebih dari percaya untuk membuatnya ada,
Bukan bagian dari setengah hati,
Tapi bagian dari satu dan tak pernah terbagi ,
Memikirkanmu meguras waktuku,
Menjadikan aku beku,
Seperti mesin menderu aku semakin kaku,
Memahami wanita membuatku tua,
Berpikir melebihi lelaki dewasa,
Permainan ini melebihi cerita,
Melebihi kisah pasangan cinta,
Jelas ini mulai bukan kita,

